Pembangunan Pertanian pada Dinas Pertanian dan Kehutanan Kota Ambon dilaksanakan sesuai dengan kebijakan perwilayahan dalam Satuan Wilayah Pengembangan Pembangunan (SWPP) Kota Ambon yang disesuaikan dengan potensi sumber daya yang tersedia seperti daya dukung lahan dan sumberdaya manusia sebagai petani pengelola serta didukung dengan sarana dan prasarana yang tersedia.

Pengembangan bidang Pertanian di Kota Ambon tidak terlepas dari Tujuan Pembangunan Pertanian Nasional secara umum dan lebih mengarah pada pengembangan usaha-usaha pertanian rakyat dengan tetap mempertahankan pola pertanian dengan karakteristik spesifik wilayah sebagai sumberdaya lokal tersedia, yang diarahkan pada upaya peningkatan produksi pertanian dan pengelolaan produksi yang berwawasan pengembangan agribisnis, serta peningkatan ketahanan pangan lokal melalui perubahan perilaku masyarakat (pengetahuan dan ketrampilan) dengan sasaran untuk peningkatan produksi pertanian dan peningkatan pendapatan per kapita.

Secara fisik bahwa kondisi lahan pertanian di Kota Ambon sampai dengan tahun 2015 yang ditinjau dari daya dukung lahan telah menunjukan bahwa Luas Potensi Lahan Kering 35.944,80 Ha dengan luas potensial 15.525,60 Ha dan luas yang diusahakan bukan untuk pertanian 20.419,20 Ha. Dari luasan maka  sampai dengan tahun 2016 luas lahan potensial Pertanian dapat dirinci sebagai berikut Potensi Pekarangan 2.278,44 Ha (6,34%), Kawasan Budidaya Pertanian / Kebun Campuran 6.939,03 Ha (19,30%), Kawasan Budidaya Tanaman Tahunan 9.166,16Ha (25,50%).

Dari jumlah Penduduk Kota Ambon yang bekerja sebagai petani sampai dengan tahun 2016 sebanyak 8.992 orang (3,42%) dengan jumlah kelompok tani yang telah terbentuk 150 kelompok tani dan 8 Gabungan kelompok tani (GAPOKTAN) dan telah di input pada data penyuluhan pertanian kementerian pertanian republik Indonesia ( SIMLUHTAN ).

  1. Tujuan dan Strategi

Tujuan dan Strategi yang akan dicapai dalam pembangunan pertanian dan ketahanan pangan di kota Ambon yaitu :

 

  1. Tujuan

      Tujuan yang ingin diwujudkan dalam pembangunan Pertanian dan Ketahanan pangan  Kota Ambon kedepan adalah meningkatkan kwalitas hidup petani dan peternak serta masyarakat tani  melalui pengembangan agribisnis, peningkatan ketahanan pangan dan  pemberdayaan masyarakat dengan membantu menyediakan sarana prasarana pendukung.

 

 

  1. Strategi

      Setelah melalui kajian dan analisis  kondisi objektif  Bidang Ketahanan pangan, Bidang tanaman pangan dan hortikultura, bidang perkebunan dan Bidang peternakan dan kesehatan hewan baik secara internal dan eksternal, terhadap SDM aparatur / petani ternak /, Sarana dan prasarana pendukung, kelembagaan, potensi sumber daya alam, produksi dan produktifitas yang dicapai, kerangka regulasi serta aspek lainnya, maka dapat dikemukan strategi dalam rangka untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebagai berikut :

  1. Penguatan kapasitas aparatur,  petani / peternak, dalam bentuk pelatihan – pelatihan teknis dan manajerial, serta pendampingan
  2. Pemberdayaan, dan penguatan modal  Petani/peternak serta Masyarakat tani berupa bantuan Paket ekonomi produktif
  3.  Optimalisasi pemanfatan potensi lahan tersedia,  lahan kering / pekarangan / lahan tidur( intensifikasi dan ekstensifikasi )
  4. Penyediaan sarana  dan sarana  pertanian, peternakan,perkebunan dan Ketahanan pangan.